Tampilkan postingan dengan label crowdsourcing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label crowdsourcing. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Mei 2009

Model Bisnis Kaos A la Threadless

Komentar Bambang Haryanto
ke situs Gantibaju.com


Pro : Anggi Krisna (iCreativeLabs), Anang Pradipta (Gamexeon) dan Aria Rajasa (Rajasa.com) di Gantibaju.com

Salam sejahtera,

Semoga sehat-sehat dan sukses adanya. Atas rujukan teman, saya bisa nyasar ke situs Anda yang menarik ini. Sebagai pencinta kaos, saya berpendapat bahwa ide bisnis kaos online Anda yang mengkloning dari model bisnisnya Threadless itu, patut didukung.

Minimal, untuk saat ini, saya mudah-mudahan bisa memperoleh teman-teman baru yang berkiprah di bisnis kaos, dengan cara baru yang memanfaatkan Internet.

Saya memiliki blog bertopik komedi, Komedikus Erektus ! (http://komedian.blogspot.com). Beberapa saat lalu saya mengundang desainer dan/atau produsen kaos, untuk menggalang kerjasama saling menguntungkan dalam berbisnis kaos komedi.

Model bisnisnya sederhana : saya ada ide/teks (katakanlah sebagai copywriter), lalu teman/mitra yang ahli dibidang desain grafis/komunikasi visual membuat desainnya, lalu prototip desain itu kita luncurkan, dipajang di blog KE atau dikirim via email. Selanjutnya teman-teman yang minat kirim uang, baru produk kita buat, kemudian kita kirimkan.

Ternyata ajakan saya itu belum memperoleh sambutan secara maksimal. Tak apalah. Saya belum putus asa. Mungkin saya harus memodifikasi ajakan tersebut.

Sekian dulu obrolan saya dari Wonogiri. Anda punya masukan ? Saya tunggu.
Sukses untuk Anda semua di gantibaju.com.
Salam,

Bambang Haryanto
+6281329306300

[Diposting : 14 April 2009. Sampai saat diunggah di blog ini, belum ada jawaban/balasan komentar dari Gantibaju.com].

Model Bisnis Bisnis Kaos di Internet

Email Bambang Haryanto
kepada Aji Wibowo


Dear Aji,

Salam sejahtera. Aku sudah lihat-lihat blog Monsterclothing [http://monsterclothing.blogspot.com]. Sebagai etalase toko, memang situsmu itu harus terus dipromosikan di dunia maya. Oh ya, menyambut obrolan via FB yang lalu mengenai ide bisnis kaos di dunia maya, yang muncul di kepalaku adalah : kita bukan semata memajang foto-foto desain kaos di Internet.

Cara wajar semacam itu, dan imperatif bagi pebisnis pemula, menurutku, masih minim dalam mendayagunakan kedigdayaan Internet yang sebenarnya. Apalagi budaya di Internet itu punya karakter yang berbeda dari dunia nyata, sehngga semata memindah toko kaos dari dunia nyata ke situs, seringkali malah justru tidak atau kurang produktif.

Apalagi di dunia Internet yang sering berlaku adalah filosofi gift economy, bukan commercial economy. Sehingga bila kita semata menonjolkan aksi “jualan” dan “jualan” (mungkin) justru banyak yang tidak menyukai. Kita mungkin bisa dibenci :-( karena ulah itu. Seolah kita memperalat kebaikan hati teman-teman kita di dunia maya itu untuk mengisi dompet kita.

Cara terbaik, belum saya temukan. Siapa tahu dengan diskusi ini bisa kita temukan formulanya secara bersama.

[Email dikirim : Selasa, 7 April 2009 dan sampai saat diunggah ke blog ini belum ada balasan ].

kk